DDR3 RAM

Salah satu kelebihan yang paling terlihat pada RAM DDR3 ini adalah konsumsi daya yang diperlukan berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsumsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800–1600 MHz. Pada clock 400–800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400–1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200–600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM Memory DDR3-1600. Selain memiliki catudaya yang berbeda dengan DDR2, letak key notch pada keduanya berbeda namun sama-sama memiliki 240 pin. Module pada RAM DDR3 memiliki High precision calibration resistors dan Fly-by command/address/control bus with On- DIMM termination, di mana fitur-fitur yang dimiliki oleh DDR3 tidak terdapat pada generasi sebelumnya. Beberapa fitur yang dimiliki oleh DDR3, antara lain:

  • Asynchronous RESET pin.
  • Dukungan terhadap system level fl ight time compensation.
  • On-DIMM Mirror friendly DRAM pin out.
  • CWL (CAS Write Latency) per speed bin.
  • On-die IO calibration engine.
  • READ and WRITE calibration.

Walaupun memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan DDR2, namun DDR3 juga masih tak lepas dari beberapa kekurangan. Beberapa kekurangan dan kelebihan, di antaranya:

Kelebihan:

  • Bandwidth lebih tinggi (sampai dengan 1600 MHz).
  • Peningkatan performa pada daya yang lebih kecil.
  • Pada laptop, baterai akan lebih tahan lama.
  • Enhanced low power features and thermal design.

Kekurangan:

  • Memiliki Cas Latency yang lebih tinggi.
  • Berharga lebih mahal untuk kapasitas yang sama dibandingkan RAM.

Persiapan Pengetesan

Pada kesempatan kali ini, dicoba menyajikan tes berdasarkan performa yang dimiliki oleh beberapa RAM, baik yang berjenis DDR2 maupun DDR3. Pada komparasi kali ini sengaja memilih RAM dengan kapasitas masing–masing 512 MB dan 1024 MB (1 GB), baik DDR2 maupun DDR3. Bus clock untuk masing-masing RAM adalah yang tertinggi di kelasnya. Untuk RAM DDR2 512 MB memiliki clock 266 MHz, DDR2 1024 MB (400 MHz), DDR3 512 MB (533 MHz), dan DDR3 1024 MB (533 MHz). Seluruh RAM diuji dengan tipe single channel, meskipun mereka memiliki fungsi dual channel yang bisa digunakan. Platform sistem yang kami gunakan kali ini adalah Intel, di mana kami memakai peralatan standar test bed yang ada pada lab. PC Media. Processor INTEL yang kami gunakan adalah kelas top performance dari intel, yaitu Intel Core 2 Extreme QX6700. DIpilih dua buah motherboard yang berbeda karena kedua jenis RAM tersebut memiliki tipe slot yang berlainan, meskipun sama-sama memiliki 240 pin. Kami memilih motherboard produk dari Gigabyte yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake bertipe Gigabyte GA-P35T-DQ6 untuk RAM DDR3 dan Gigabyte GA-P35-DQ6 untuk jenis RAM DDR2. Pada tes kali ini,  digunakan operating system yang sama, yaitu Windows XP Professional SP2 yang diinstalasi dengan menggunakan aplikasi third party Ghost 7 (bukan clean install), dimaksudkan supaya proses instalasi dan pengetesan lebih cepat. Seluruh driver motherboard diupdate menggunakan driver paling baru.

Hardware Pendukung

Masih sama dengan tes-tes sebelumnya, tentunya dalam setiap pengujian diperlukan hardware pendukung supaya tes bisa berjalan dengan lancar tanpa gangguan. Hardware pendukung yang kami gunakan, antara lain: Untuk platform system Intel ini, hardware yang digunakan adalah Intel Core 2 Extreme QX6700 dengan core clock 2.66GHz, socket yang digunakan adalah LGA775. Media penyimpanan yg digunakan harddisk SATA WD Raptor WD740ADFD dengan kapasitas 74GB terbagi dalam 2 partisi. Optical drive juga masih menggunakan tipe yang sama yaitu ASUS Combo CB-5216A DVD-CDRW.

Aplikasi Pendukung

Selain hardware pendukung, tentunya dalam pengujian tidak akan berjalan dengan baik jika tidak dilengkapi dengan software-software benchmark untuk mengetahui skor dari barang uji tersebut.

Referensi: http://oktavianus.wordpress.com/2007/10/24/ram-ddr3-bagaimana-performanya/

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s